<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3311">
<titleInfo>
<title>eliminasi harmonisa pada doubly-fed induction generator menggunakan filter pasif</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Istiyo Winarno, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Farhan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 67 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Saat ini berbagai cara untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti angin, matahari, pasang surut, hidro, dan lain-lain untuk menggantikan energi fosil menjadi perhatian khusus. Energi angin merupakan yang paling umum digunakan. Karena Doubly-Fed Induction Generator (DFIG) mengubah tegangan dari AC ke DC lalu diubah kembali ke AC dengan menggunakan Rotor Side Converter (RSC) dan Grid Side Converter (GSC) yang mana saat kecepatan berubah secara signifikan akan menyebabkan masalah seperti jatuh tegangan, timbulnya distorsi harmonik, tegangan tidak stabil, dan lain-lain. Dengan menggunakan filter pasif dapat mengurangi harmonisa sekecil mungkin hingga bentuk gelombangnya semakin mendekati sinusoidal. Pada penelitian ini untuk mengurangi harmonisa yang timbul pada sistem DFIG menggunakan filter pasif jenis single tuned filter (LC). Menunjukan kondisi ITHD lebih baik setelah menggunakan filter pasif tipe single tuned. Analisa besar total harmonic distortion (THD) dilakukan dengan 5 skema penggunaan kecepatan angin yang berbeda-beda dengan rata-rata THD pada 5 kecepatan angin yang meningkat saat sebelum menggunakan filter pasif tipe single tuned 8,85%THDi, dan sesudah menggunakan filter pasif tipe single tuned 0,44%THDi. Besar rata-rata total eliminasi menghasilkan 7,00%.</note>
<subject authority=""><topic>Single Tuned</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Total Harmonic Distortion (THD)</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Filter Pasif</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Doubly-Fed Induction Generator (DFIG)</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>623.22.17 Muh e</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200152022</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>623.22.17 Muh e</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3311</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-28 11:00:46</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-28 11:01:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>